Breeding adalah reproduksi, yaitu menghasilkan keturunan
yang lebih baik lagi dalam segi anatomi dan sifat. Dalam breeding akan
melibatkan investasi yang tidak sedikit dalam waktu dan uang serta ada beberapa
hal penting yang harus dipertimbangkan sebelumnya.
Hampir setiap orang yang memiliki anjing berpikir tentang
peternakan. Mengembangbiakkan anjing adalah hobi yang bermanfaat, terdengar
mudah dan menyenangkan, tetapi dalam merawat anjing hamil dan mengurus anakan
anjing bukanlah hal sangat MUDAH !
” HARUS DILAKUKAN DENGAN PENUH RASA TANGGUNG JAWAB YANG
BESAR “
Umur yang tepat untuk breeding berbeda – beda untuk tiap
rasnya. Jika kita melihat syarat umur minimal kawin pada peraruran yang dibuat
oleh Perkin; untuk anjing trah kecil 12 bulan, anjing trah sedang 14 bulan dan
untuk anjing trah besar 20 bulan. Penentuan usia breeding diatas dengan
mempertimbangkan faktor masa pertumbuhan dan faktor phisiologis sang anjing.
Breeder yang ingin melakukan pemacakan terdekat harus mengetahui sejarah
penyakit atau kekurangan pada 4 generasi sebelumnya. Pemacakan terdekat yang
disebut juga inbreeding atau inline breeding, seperti;paman dengan keponakan,
kakek dengan cucu, biasanya dilakukan oleh breeder yang berpengalaman.
Ada 2 sistem Prosedur Perkawinan/Pemacakan, diantaranya :
SISTEM NESKEUS, yaitu pembayaran dengan cara pemilik
anjing jantan akan mengambil anakan yang dihasilkan dari hasil perkawinan.
Jumlah anakan yang diambil tergantung dari perjanjian, biasanya pemilik anjing
jantan mengambil satu ekor anakan dan pemilik jantan berhak memilih terlebih
dahulu. Anda juga harus membuat perjanjian apa yang akan dilakukan jika
ternyata anjing betina anda hanya menghasilkan satu ekor anakan saja. Jika
anakan yang dihasilkan hanya satu ekor, anjing tersebut adalah hak dari pemilik
anjing jantan. Tetapi ada juga cara lain yaitu dibagi dua. Anakan tersebut
dijual dan uangnya dibagi dua atau jika salah satu ingin memiliki anakan anjing
tersebut, si pengambil anakan harus membayar separuh dari harga anakan
tersebut.
SISTEM DECK HELL, yaitu pembayaran dengan sejumlah
uang yang telah di sepakati. Biasanya cara ini lebih banyak digunakan karena
lebih tidak beresiko akan terjadinya perselisihan antar kedua pemilik anjing.
Jika menggunakan sistem ini, pemilik betina berhak penuh atas anakan yang
dihasilkan. Pemilik anjing jantan harus mengisi dan mengirim formulir lapor
pacak dalam waktu 7 hari setelah pemacakan pertama.
Masa kehamilan pada anjing berlangsung antara 55 – 65
hari. Anjing betina yang sudah dikawinkan sebaiknya dijaga dengan benar untuk
menghindari terjadinya stress karena dapat mengagalkan terjadinya kehamilan
atau mengganggu kehamilan tersebut. Anjing betina yang sedang hamil kadang
menunjukan tingkah laku yang lebih tenang atau malas. Anjing akan sering tidur,
nafsu makan menurun pada 1 atau 2 minggu pertama dan kadang disertai muntah.
Anjing yang hamil harus dijaga nafsu makannya agar selera makannya selalu
tinggi. Kadang ditemukan kasus anjing betina yang sedang hamil mogok makan atau
selera makannya rendah sampai ia melahirkan. Jika anjing betina Anda seperti
ini, Anda harus menyediakan waktu untuk menyuapi bahkan mencekokkan makanan
agar ketersediaan nutrisi untuk janin selalu terjaga.
Jika Anda tidak ingin untuk membreeding anjing betina
Anda, sebaiknya dilakukan operasi pengangkatan rahim (sterilisasi) di usia muda
atau sebelum dia mendapatkan haid yang pertama. Sterilisasi tidak menyebabkan perilaku
anjing menjadi berubah, hanya akan membuat anjing kesayangan Anda sehat bahkan
menyelamatkan hidupnya. Keuntungan dari sterilisasi jauh lebih besar dari
kerugiannya. Sterilisasi Anjing Anda akan menghilangkan resiko terkena kanker
testis, kanker rahim dan mengurangi peluang untuk terserang penyakit prostat.